Pertama ke Zurich, belum terpikir untuk mampir ke mesjidnya. Kunjungan pertama serasa berkejaran dengan waktu. Ingin melihat Zurich sebanyak mungkin. DI kunjungan kedua musim dingin lalu, kami punya waktu lebih untuk sowan ke salah satu mesjid. Kami pilih ke gedung milik Stiftung islamische Gemeinschaft Zürich, perkumpulan muslim di kota terbesar di Swiss ini.
Menurut satu artikel [...]
Belum lama berselang, saya membaca satu status teman di jejaring sosial, yang mengatakan jika ada temannya ketakutan bakal gak bisa mendapatkan makanan halal di Bali. Berbalas komentar beberapa kali, satu pernyataan teman, saya anggap sangat menarik. Komentarnya, “Masak gak jadi melihat dunia hanya gara-gara takut makanannya?”
Bingo, pernyataan tepat sasaran. Bagi keluarga kami malang melintang di [...]
(dari sini)
Masuk daerah Paradeplatz, kerumunan manusia mulai menipis. Bahnhofstrasse di daerah sini masih ada pertokoan juga, tapi sebgian besar adalah toko-toko mode/butik mahal. Rombongan kami berbelok sebentar ke kota tua. Masuk ke Poststrasse, melalui gang-gang sempit ke Muensterhof, lalu balik lagi ke arah Paradeplatz. Sebenarnya ada suatu tempat lagi ingin kami kunjungi di kota tua [...]
Continue reading about Naik Turun Kendaraan Umum di Zurich (2)
Dua hari mengukur jalan di Swiss, arah kota Luzern dan negara Liechtenstein, di hari berikutnya Bapak mau istirahat. Bukan tinggal dan bersantai di rumah tempat kami menginap, akan tetapi ingin menjelajah Zurich lagi setelah sekian lama. Waktu pertama ke Zurich dulu, si Adik belum ada. Daripada ribet mencari tempat parkir dan pusing berkendara di dalam [...]
Continue reading about Naik Turun Kendaraan Umum di Zurich (1)
(sambungan dari sini)
Emak tak ingat nama daerah main ski satu persatu. Tak tahu berapa banyak, yang jelas lebih dari sepuluh tempat. Yang paling Emak ingat adalah daerah bernama Alt Sankt Johann. Dari ketinggian sana, jalanan mulai menurun. Sebagian lewat pinggir tebing-tebing batu dengan banyak es beku. Agak seram lewat daerah sana. Selain berkelok-kelok, agak licin, [...]
Di Eropa, ada enam negara kurcaci, luasnya minimal, yang kemerdekaannya diakui tanpa batas : Andorra, Liechtenstein, Malta, Monaco, San Marino dan Negara Vatikan. Serta tiga lagi dengan pengakuan terbatas : Isle of Man, pulau-pulau Guernsey dan Jersey, Gibraltar.
Liechtenstein adalah negara kurcaci keempat di daftar perjalanan keluarga pelancong. Semoga negara-negara kurcaci lain pun bisa kami kunjungi. [...]
Apa Kata Mereka...