ira on May 21st, 2015

Menyisir Pusat Perbelanjaan Mewah Paris Alhamdulillah, keluarga pelancong mendapatkan rezeki. Bisa kembali mengunjungi Paris. Kali ini bisa menginap. Seorang sahabat lama di dunia maya, namun belum pernah kami temui sebelumnya mengundang kami untuk bermalam di salah satu kediaman mereka. Sebuah vila di pinggiran kota Paris. Kira-kira 40 menit perjalanan mobil ke kota cinta. Tentu saja […]

Continue reading about Galeries Lafayette Paris

ira on May 19th, 2015

Hal-hal berkesan misterius selalu menarik untuk diketahui, dilihat, dan dijelajahi. Gua-gua, gedung-gedung kuno, atau bahkan lorong-lorong bawah tanah. Beberapa kota Eropa punya lorong-lorong buatan dalam perut bumi. Ada yang bekas galian tambang. Atau dibangun untuk tujuan pertahanan. Kota Luxemburg punya dua sistem pertahanan bawah tanah. Possibly Related Posts: Galeries Lafayette Paris Monaco Kota Nice Dari […]

Continue reading about Sistem Pertahanan Bawah Tanah Luxemburg

ira on May 13th, 2015

Tak lengkap pergi ke Cote D’Azur tanpa mampir di salah satu negeri kurcaci tapi sangat masyhur dunia. Ada bus (nomor 100 arah Menton) dan kereta api dari stasiun Nice menuju Monaco Monte Carlo. Orang-orang kaya datang kesana dengan kapal pesiar atau helicopter. Menurut banyak orang, Monaco adalah negeri orang kaya, cantik, tampan dan terkenal. Negeri […]

Continue reading about Monaco

ira on May 11th, 2015

Kota Terbesar di Cote D’Azur Berpenduduk lebih dari 400 ribu jiwa, Nice merupakan kota paling besar di Cote D’Azur. Terbesar kelima di seluruh Perancis. Di jaman pertengahan Eropa, sejak akhir abad 13, Nice berada di bawah kekuasaan Italia. Selama sekitar 5 abad. Kota ini juga pusat budaya di Cote D’Azur. Tercatat ada lebih dari selusin […]

Continue reading about Kota Nice

ira on May 10th, 2015

Mengagumi Kecantikan Mediterania Perancis Menyusuri sebagian riviera Perancis, dari Nice, kami berkendara dengan mobil menuju Saint Tropez. Di antaranya ada kota-kota tak kalah menarik sebenarnya. Antibes, Cannes, Frejus, Grasse. Kami nikmati sebagian suasanya sembari berkendara. Sengaja kami tidak lewat jalan tol saat pergi. Pulangnya saja lewat jalan tol Perancis yang tidak gratis. Antibes punya hotel […]

Continue reading about Dari Nice Menuju St. Tropez

ira on May 8th, 2015

Antwerpen, awalnya hanya saya kenal sebagai salah satu kota pelabuhan terbesar di Eropa. Kejutan menyapa ketika kami bertandang ke sana. Tak sempat menengok pelabuhan, kami malah disuguhi kilauan berlian dan beberapa pelajaran sejarah. Hari pertama di sini, kami, rombongan kecil pelancong berkekuatan 5 orang dewasa dan 2 anak, menghabiskan waktu untuk mendatangi atraksi-atraksi wisata kota. […]

Continue reading about Menikmati Kemilau Antwerpen

ira on May 7th, 2015

Dari namanya, orang sudah bisa membayangkan keindahan. Cote D’Azur, pantai biru azur. Nama ini merupakan ciptaan penyair Stéphen Liégeard, pengarang buku berjudul La Côte d’Azur di tahun 1887. Untuk menyebutkan sebagian pantai Mediterania di Perancis Selatan. Orang inggris menyebutnya Riviera Perancis. Dan sejak hampir seratus tahun lalu, deretan pantai biru menjadi legenda kemewahan, dunia gemerlap, […]

Continue reading about Keindahan Mediterania di Cote d’Azur

ira on May 6th, 2015

Tak perlu mesin waktu untuk menyaksikan kondisi Maroko di masa silam. Cukup datang dan menjelajahi kota tua, kita serasa dipaksa kembali ke masa ratusan atau bahkan ribuan taun lalu. Kota tua Fes di dekat Pegunungan Atlas, adalah contoh nyata bahwa masa silam masih terbawa hingga kini. Mulai didirikan oleh Moulay Idriss I di abad ke […]

Continue reading about Penyamakan Kulit Alami di Fes, Maroko

ira on May 5th, 2015

Negara-negara Baltik memang bukan tujuan wisata utama di Eropa. Termasuk pula kota Tallinn, Estonia. Walau demikian bukan berarti tak ada hal menarik di kota ini. Suasana abad pertengahan masih kental di kota ini. Hingga kini. Perjalanan kami sekeluarga di Tallinn, diawali dengan kunjungan ke masjid setempat. Lokasinya tak sampai setengah kilometer dari bandara. Berjalan kaki […]

Continue reading about Kota Abad Pertengahan Tallinn

ira on May 4th, 2015

Lanjutan Kisah Dayung Kano di La Lesse Setelah semua siap, berjalanlah kami ke loket penjualan tiket. Hari itu cuma ada dua pekerja. Bapak-Bapak. Pekerja all round. karena kami juga melihat mereka ngosek toilet sebelumnya. Mereka tak bisa bahasa Jerman. Inggris little-little. Si Embak disuruh maju ke depan untuk mempraktikkan bahasa Perancis yang dipelajarinya di sekolah. […]

Continue reading about Berolah Raga Kano di Belgia