ira on March 25th, 2015

Dahulu ketika masih sekolah di Sekolah Dasar, saat belajar pengetahuan umum, seringkali ada pertanyaan, di mana kota jual beli tembakau terkenal di dunia? Dengan yakin Emak selalu menjawab Bremen. Sebagai penduduk Jember, salah satu kota penghasil tembakau di Jawa Timur, Emak kenal Bremen sejak lama. Possibly Related Posts: Kota Keramik Mettlach Si Mungil dari Kota […]

Continue reading about Tur Kopi Bremen

ira on March 15th, 2015

Di Saarland, selain keliling Saarbrücken sebentar, kami mengunjungi dua kota lainnya: Völklingen dan Mettlach. Völklingen adalah kota industri baja. Dikenal karena memiliki salah satu warisan budaya Unesco, Völklinger Hütte. Sementara Mettlach dikenal sebagai kota keramik. Pusat industri keramik populer Jerman, Villeroy & Boch. Possibly Related Posts: Tur Kopi Bremen Si Mungil dari Kota Cinta Ski […]

Continue reading about Kota Keramik Mettlach

ira on March 14th, 2015

Berbicara tentang Eropa, biasanya yang terbayang lebih dahulu adalah keindahan kota Paris. Bisa dibilang kota ini merupakan salah satu ikon benua biru. Ke Eropa, belum marem jika belum ke Paris. Waktu awal-awal pindah ke Jerman, Emak belum bisa langsung ke Paris. Baru bisa membayangkan saja. Sebagai keluarga mahasiswa, bujet kami sangat terbatas. Paling jalan-jalan di […]

Continue reading about Si Mungil dari Kota Cinta

ira on March 2nd, 2015

Salju Pegunungan Eifel mulai mencair. Pusat olah raga musim dingin di sini tutup. Hellenthal minggu lalu masih ada salju. Akan tetapi kualitas saljunya tidak bagus buat main ski. Tutup juga. Kami masih ingin belajar ski musim dingin saat ini. Terutama si Adik, yang selalu bertanya, kapan kami main ski lagi. Kami putuskan ke daerah Winterberg […]

Continue reading about Ski Arena Willingen

ira on February 21st, 2015

Menggunakan tiket karnaval, Emak menunjungi Köln dan Bonn. Menyaksikan aneka tingkah polah manusia di saat pesta rakyat. Ya, karnaval di Jerman Emak anggap seperti pesta rakyat. Semua orang berpesta. Di rumah, di kantor, di institusi-insitusi, di sekolah, di dalam tenda-tenda yang didirikan khusus, di jalan raya, di lapanga terbuka. Orang berekspresi lewat kostum yang dikenakannya. […]

Continue reading about Pemungut Botol Bekas

ira on February 16th, 2015

Siapa tidak kenal Eau de Cologne? Dulu nenek Emak menyebutnya sebagai minyak kolonyet. Sebelum pindah ke Jerman, Emak tidak pernah menyadari bahwa minyak tersebut berasal dari kota Cologne. Atau Köln dalam bahasa Jerman. Dia dikenal dengan beberapa nama. Ada yang menyebutnya dengan Kölnisch Wasser. Atau Air Köln. Ada yang menyebut akronimnya, EdC, edc, dan EDC. […]

Continue reading about Museum Parfum di Köln

ira on February 14th, 2015

Bulan Februari atau awal Maret di Rheinland ramai karnaval. Hampir di setiap kota hingga desa menyelenggarakan karnaval. Yang paling ramai di kota-kota besar seperti Köln, Düsseldorf, Mainz, dan Aachen. Emak pernah menonton karnaval kampung di desa tempat kami tinggal. Tahun lalu sekali menonton karnaval anak-anak. Di Köln, kota karnaval teramai, belum pernah. Di musim karnaval […]

Continue reading about Köln di Musim Karnaval

ira on February 12th, 2015

Latihan olah raga ski musim dingin ini masih berlanjut. Kali ini kami mencoba pusat olah ski Am Schwarzer Mann. Masih di Pegunungan Eifel. Ia sudah masuk di wilayah negara bagian Rheinland Pfalz. Am Schwarzer Mann lebih jauh dibanding Hellenthal. Beda kira-kira 30 km. Kelebihannya dibanding Hellenthal adalah lokasi parkirnya gratis. Di Hellenthal, kami membayar biaya […]

Continue reading about Belajar Ski di Schwarzer Mann

ira on February 9th, 2015

“Punya action camera asyik juga kali, ya,” kata Bapak setelah berkali menjajal olah raga musim dingin, ski. Alhamdulillah tahun ini Jerman kebagian salju relatif banyak. Pun di Pegunungan Eifel, dekat tempat kami tinggal. Karena salju menumpuk, banyak pusat olah raga musim dingin di pegunungan ini buka. Pegunungan Eifel yang tinggi maksimal gunungnya 700-an meter ini […]

Continue reading about Merekam Jejak di Schwarzer Mann

ira on February 8th, 2015

Jalan-jalan musim dingin itu gak enaknya, waktu jalan terasa sangat pendek. Apalagi di bulan Desember – Januari. Matahari mulai muncul sekitar jam 8 pagi. Setengah lima sore sudah terbenam. Belum lagi ditambah suhu udara luar yang serasa kulkas raksasa. Menyebabkan kita lebih malas untuk melewatkan waktu di luar rumah. Demikian pula waktu kami mengunjungi negara […]

Continue reading about Saarbrücken, Sore Itu