ira on December 18th, 2011

(Sambungan dari sini)
Letak Castello Sigismondo tak jauh dari Piazza Cavour, yang kami kunjungi setelahnya. Ada beberapa gedung besar dan tampak kuno di daerah ini. Sekilas seperti kompleks benteng. Akan tetapi, temboknya tak terbuat dari batu-batu alam besar. Bapak dan Emak mengambil beberapa foto. Sementara dua krucil berlari-larian di tempat terbuka luas di depan kompleks bangunan [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (3)

ira on December 12th, 2011

(Sambungan dari sini)
Kami menjelajah kota segera setelah sarapan di pagi hari. Udara terasa segar. Tak sedingin di Jerman. Jarak ke kota dan beberapa atraksi wisata dari hotel hanya sekitar 2-3 kilometer saja. Bisa ditempuh dengan jalan kaki. Si Adik mulai tak mau duduk tenang di kereta dorongnya. Malah lebih banyak berjalan kaki. Kami harap, di [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (2)

ira on December 6th, 2011

Terbang dengan tiket murah, kami mendapat jam terbang yang tidak nyaman. Pukul delapan kurang sepuluh, pesawat ryanair kami baru terbang dari bandara Frankfurt Hahn. Dan sampai di Rimini, Italia pukul sembilan lebih. Seperempat jam lebih cepat dari jadwal. Bapak belum berani menyewa mobil di sana. Sedangkan bus datang kira-kira jam 11 malam. Padahal kami sudah [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (1)

ira on November 28th, 2011

Jatah cuti Bapak tahun ini masih banyak. Akumulasi dari cuti tahun lalu yang juga banyak belum terambil. Kalau tidak segera diambil bisa-bisa hangus. Kami manfaatkan beberapa di musim gugur, mumpung anak-anak sedang liburan.
Seperti biasa, tiket pesawat rata-rata mengalami kenaikan alias mahal di setiap musim liburan. Apalagi untuk tempat-tempat liburan utama. Di situs Ryanair, kami temukan [...]

Continue reading about Perjalanan ke Rimini dan Republik San Marino

(Sambungan dari sini)
Pagi harinya kami tak ada agenda melihat salah satu atraksi wisata kota lagi. Ingin sekali ke pelabuhan, tapi terlalu malas untuk berjalan kaki kesana. Bapak pun tak mau membawa kendaraan pribadi ke arah sana. Alat navigasi kami kadang memang membingungkan jika digunakan di dalam kota. Apalagi kota besar. Nanti malah kesasar tak jelas, kata [...]

Continue reading about Perjalanan di Kota Pusat Berlian Dunia, Antwerpen (3)

(sambungan dari sini)
Hari telah menjelang senja. Meski di sekitar Onze-Lieve-Vrouwekathedraal masih ramai. Sebagian besar duduk-duduk saja di bangku. Sambil bercengkerama, berfoto, tiduran, melamun atau bahkan mabuk. Kata seorang teman, ada sebuah band musik di depan katedral. Setiap ke Antwerpen pasti teman tersebut tak pernah melewatkan pertunjukan langsung mereka. Apalagi pemain musiknya ganteng-ganteng, imbuhnya. hehehe.
Setelah intermezzo [...]

Continue reading about Perjalanan di Kota Pusat Berlian Dunia, Antwerpen (2)

Awalnya, kami kenal Antwerpen sebagai salah satu kota pelabuhan terbesar di Eropa, selain Rotterdam dan Hamburg di Jerman. Belakangan, baru kami dapatkan informasi bahwa selain pusat bongkar muat barang, kota ini juga terkenal sebagai kota pusat berlian di dunia. Ada yang bilang, yang paling besar di dunia, malah. Mendengar kata berlian, membuat mata Emak berbinar-binar. [...]

Continue reading about Perjalanan di Kota Pusat Berlian Dunia, Antwerpen (1)

ira on September 25th, 2011

Lebaran idhul fitri tahun ini kami rayakan lagi di Bremen. Agar lebih meriah, kami ajak pula sahabat-sahabat dari Aachen. Alhamdulillah dengan senang hati mereka menerima ajakan kami. Jadilah tiga keluarga menyerbu Bremen.
Di hari raya setelah sholat Ied, kami manfaatkan untuk berkeliling beberapa obyek utama kota dagang di jerman bagian utara ini. Karena keluarga pelancong pernah [...]

Continue reading about Menjadi Pemandu Wisata di Bremen

ira on September 15th, 2011

Beruntung perang dunia tak menghancurkan kota tua Tallinn, sehingga suasana abad pertengahan masih terasa di ibukota Estonia ini. Ini berdasarkan informasi yang kami dapatkan di internet dan buku panduan wisata ketika akan berkunjung di salah satu kota utama wilayah Baltik, Eropa utara dekat Rusia.
Mendapatkan informasi seperti, tentu saja, membuat kami semakin penasaran. Setelah menyaksikan bekas-bekas [...]

Continue reading about Suasana Abad Pertengahan di Tallinn

Tinggal di dekat Taman Nasional Pegunungan Eifel membuka kesempatan bagi kami untuk memperbanyak wisata alam. Selain mudah dijangkau, biayanya pun murah meriah. Di awal-awal musim semi, kami dan beberapa teman dekat sangat bersemangat untuk menjelalah sebagian daerah Eifel. Emak meminjam dua buku tentang mendaki gunung. Di buku tersebut terdapat beberapa rute pendakian dengan berbagai tingkat [...]

Continue reading about Perburuan Bunga Narzissus Liar di Pegunungan Eifel