ira on February 3rd, 2012

Di Eropa, ada enam negara kurcaci, luasnya minimal, yang kemerdekaannya diakui tanpa batas : Andorra, Liechtenstein, Malta, Monaco, San Marino dan Negara Vatikan. Serta tiga lagi dengan pengakuan terbatas : Isle of Man, pulau-pulau Guernsey dan Jersey, Gibraltar.
Liechtenstein adalah negara kurcaci keempat di daftar perjalanan keluarga pelancong. Semoga negara-negara kurcaci lain pun bisa kami kunjungi. [...]

Continue reading about Negara Mini Liechtenstein (1)

ira on January 31st, 2012

Seorang sahabat menyarankan sebaiknya kami mampir sejenak di kota Freiburg ketika melakukan perjalanan ke arah selatan Jerman. Dalam perjalanan menuju Swiss, kami mempair ke kota ini sebab kelaparan. Ingin mencari makanan hangat di sana.
Di hari menjelang Heiligabend alias Christmas Eve, kami lihat hanya satu dua toko masih buka. Toko-toko selain makanan bahkan sudah pada tutup. [...]

Continue reading about Mampir di Freiburg im Breisgau

ira on January 23rd, 2012

Daftar tempat dan kota yang ingin kami kunjungi selama berada di Swiss lumayan panjang. Dengan alokasi waktu 5 hari, kami ingin mengunjungi setidaknya 10 kota : Jenewa, Lausanne, Bern, Lugano, Luzern, Interlaken, Grindelwald, Liechtenstein, Rheinfall dan Büsingen. Kenyataan membuktikan, kondisi badan tak sebanding dengan ambisi. Tiga kota harus dicoret dari daftar. Berkeliling Swiss di musim [...]

Continue reading about Luzern, Sebuah Gambaran Tentang Surga di Dunia?

ira on January 16th, 2012

Swiss, negara mahal bagi keluarga pelancong. Sekali kami kesana sekitar tahun 2006. Naik kereta malam dengan tiket murah meriah. Ke kota Zürich tujuan kami. Dua malam menginap dalam kereta api duduk berdua dengan Bapak, bergantian memangku Embak. Seharian kami habiskan di kota tersebut. Yang kami beli hanyalah tiket harian untuk transportasi umum di dalam kota. [...]

Continue reading about Menatap Swiss di Musim Dingin

ira on January 10th, 2012

Menginap semalam gratis di Eifelsteig-Jugendherberge Gerolstein, sebuah youth hostel di negara bagian Rheinland Pfalz, kami tak berkehendak untuk menjelajah alam pertengahan Desember lalu. Cuaca buruk, mendung tebal dan hujan hanya di malam sebelumnya. Karenanya kami tak memiliki perbekalan memadai. Kami hanya bermaksud jalan-jalan sejenak menikmati isi kota yang terkenal akan sumber air mineralnya ini.
Malamnya, temperatur [...]

Continue reading about Jelajah Alam Musim Dingin di Sekitar Gerolstein

Di hari terakhir, setelah check out kami punya waktu hampir seharian. Pesawat pulang terbang di malam hari. Melihat jembatan tua Ponte di Tiberio, siangnya kami alokasikan waktu singgah di mesjid setempat sekalian sholat dhuhur dan ashar. Di hari pertama di Rimini sebenarnya kami telah melewati mesjid tersebut. Hari itu hari libur sehingga setelah sholat dhuhur [...]

Continue reading about Centro Islamico Al-Tawhid, Mesjid Sederhana di Rimini, Italia

ira on December 22nd, 2011

(Sambungan dari sini)
Sempat sehari mengunjungi negara sebelah, yakni Republik San Marino, di hari terakhir kami di Rimini, yakni hari keempat, kami manfaatkan untuk jalan-jalan santai saja. Sambil menghabiskan waktu sebelum balik ke bandara malam harinya.
Hari itu, kami ingin ke Ponte di Tiberio, sebuah jembatan kuno yang sudah dibangun di jaman Romawi Kuno. Di hari pertama [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (4)

ira on December 18th, 2011

(Sambungan dari sini)
Letak Castello Sigismondo tak jauh dari Piazza Cavour, yang kami kunjungi setelahnya. Ada beberapa gedung besar dan tampak kuno di daerah ini. Sekilas seperti kompleks benteng. Akan tetapi, temboknya tak terbuat dari batu-batu alam besar. Bapak dan Emak mengambil beberapa foto. Sementara dua krucil berlari-larian di tempat terbuka luas di depan kompleks bangunan [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (3)

ira on December 12th, 2011

(Sambungan dari sini)
Kami menjelajah kota segera setelah sarapan di pagi hari. Udara terasa segar. Tak sedingin di Jerman. Jarak ke kota dan beberapa atraksi wisata dari hotel hanya sekitar 2-3 kilometer saja. Bisa ditempuh dengan jalan kaki. Si Adik mulai tak mau duduk tenang di kereta dorongnya. Malah lebih banyak berjalan kaki. Kami harap, di [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (2)

ira on December 6th, 2011

Terbang dengan tiket murah, kami mendapat jam terbang yang tidak nyaman. Pukul delapan kurang sepuluh, pesawat ryanair kami baru terbang dari bandara Frankfurt Hahn. Dan sampai di Rimini, Italia pukul sembilan lebih. Seperempat jam lebih cepat dari jadwal. Bapak belum berani menyewa mobil di sana. Sedangkan bus datang kira-kira jam 11 malam. Padahal kami sudah [...]

Continue reading about Rimini di Pantai Adriatik (1)