ira on March 21st, 2012

Sebelumnya Emak pikir, memperoleh makanan halal, semisal kebab, seperti di Jerman bakalan mudah. Lha sama-sama berbahasa Jerman. Ternyata oh ternyata, menurut tuan rumah kami, di Swiss relatif lebih jarang penjual doner kebab ini. Salah satu penyebabnya adalah di Swiss tidak diperbolehkan adanya tempat penyembelihan hewan. Makanya daging-daging mesti diimpor dari negara lain. Dan ini mempengaruhi [...]

Continue reading about Makanan Halal di Swiss

ira on February 20th, 2012

Belum lama berselang, saya membaca satu status teman di jejaring sosial, yang mengatakan jika ada temannya ketakutan bakal gak bisa mendapatkan makanan halal di Bali. Berbalas komentar beberapa kali, satu pernyataan teman, saya anggap sangat menarik. Komentarnya, “Masak gak jadi melihat dunia hanya gara-gara takut makanannya?”
Bingo, pernyataan tepat sasaran. Bagi keluarga kami malang melintang di [...]

Continue reading about Makanan Halal di Eropa

ira on January 7th, 2012

Dari hotel, kami mendapat jatah makan pagi setiap harinya. Makan di waktu-waktu lainnya harus beli. Di Rimini, dan Italia pada umumnya, harga makanan kami rasakan lebih mahal dibanding di Jerman. Selama di Rimini tak sering kami makan di luar. Paling sehari sekali. Untuk makan malam, kami membelinya di supermarket setempat. Selain harganya jauh lebih murah, [...]

Continue reading about Makanan Halal di Rimini dan San Marino

ira on December 1st, 2011

Agar ada sedikit petunjuk mengenai ketersediaan makanan halal di tempat tujuan, kami mencari-cari informasi dahulu di internet. Waktu pergi ke kota Antwerpen, Belgia, setidaknya kami temukan tiga rumah makan halal. Yakni rumah makan indonesia, malaysia dan timur tengah. Letaknya di pusat kota. Paling tidak, bisa makan disana saat makan siang atau malam.
Sesampai di kota tersebut, [...]

Continue reading about Makanan Halal di Antwerpen

ira on April 24th, 2011

Dibanding di Jerman, mencari makanan halal di Helsinki lebih sulit. Saya pikir, ini karena jumlah muslim di negeri ini juga jauh lebih sedikit. Sesuai hukum pasar, jika permintaan sedikit, penawaran juga tak banyak. Namun dibilang susah sekali juga tidak.
Sebelumnya kami mencari informasi dahulu lewat internet. Kami temukan beberapa informasi dan referensi dari sana. Salah satu [...]

Continue reading about Ravintola Habibi, Restauran Halal di Helsinki

ira on August 6th, 2010

(Sambungan dari sini)
Besoknya, kami pilih ke tetangga Thai-Wok. L’Ocean namanya. Alamatnya di Avenue de Stalingrad nomor 112. Kami perhatikan daerah sini juga banyak dihuni warga muslim. Toko-toko kelontong dan bahan makanan pokok. Rumah-rumah makan halal hingga toko-toko roti, memasang label halal besar-besar di depan toko mereka. Padahal di Jerman jarang sekali tempat makan atau toko [...]

Continue reading about Wisata Kuliner di Brussels (2)

ira on August 5th, 2010

Seorang teman pernah bilang, tak perlu khawatir bakal susah mencari makanan halal di Brussels. Kata-kata halal mudah ditemukan di depan rumah-rumah makan disana, kata beliau waktu itu. Agar mempermudah pencarian kebutuhan pokok ini ketika berada di ibukota Belgia ini, sebelum berangkat Emak sempat mencarinya di inetrnet. Ketemu situs www.restauranthalal.be. Satu situs mengenai daftar resto halal [...]

Continue reading about Wisata Kuliner di Brussels (1)

Sungai Rhein, selain merupakan perairan transportasi terpenting di Jerman, juga menjadi salah sumber atraksi wisata. Karena keindahan pemandangan di sepanjang sungai. Nama Rhein sendiri berasal dari bahasa keltis ynag artinya mengalir. Bermata air di Kanton Graubünden, Swiss. Bermuara di Laut Utara di Belanda.
Daerah aliran sungai antara Mainz dan Köln, melewati kota-kota kuno, perkebunan anggur, benteng-benteng [...]

Continue reading about Rheinlauf, Pertengahan Sungai Rhein Dari Mainz Hingga Köln

ira on November 10th, 2009

Judul cerita kali ini mungkin akan terasa tidak klop. Mosok jalan-jalan ke negara-negara Baltik (wilayah Eropa dekat Rusia), makannya makanan Jepang. Namun demikianlah pengalaman kami selama liburan kesana musim gugur tahun 2009 ini. Lima kali makan di rumah makan setempat, tiga diantaranya adalah di restauran Jepang.
Manajer penginapan kami di Riga, merekomendasikan sebuah rumah makan bernama [...]

Continue reading about Wisata Kuliner Masakan Jepang di Baltik

ira on October 7th, 2009

Menurut sebuah survey dari industri tahun lalu, sekitar 94 persen warga Jerman mengkonsumsi roti sebagai makanan pokoknya. Roti dengan jutaan macam cita rasa. Sebegitu banyaknya? Memang demikian. Sebab pembuat roti Jerman selalu menambahkan pilihan-pilihan baru setiap harinya. Dan menurut survey lain dari Association for Crop, Market and Nutrition Research, rata-rata warga Jerman makan 86 kilogram [...]

Continue reading about Ada Apa Saja di Toko Roti Jerman?