ira on January 7th, 2012

Dari hotel, kami mendapat jatah makan pagi setiap harinya. Makan di waktu-waktu lainnya harus beli. Di Rimini, dan Italia pada umumnya, harga makanan kami rasakan lebih mahal dibanding di Jerman. Selama di Rimini tak sering kami makan di luar. Paling sehari sekali. Untuk makan malam, kami membelinya di supermarket setempat. Selain harganya jauh lebih murah, [...]

Continue reading about Makanan Halal di Rimini dan San Marino

ira on December 1st, 2011

Agar ada sedikit petunjuk mengenai ketersediaan makanan halal di tempat tujuan, kami mencari-cari informasi dahulu di internet. Waktu pergi ke kota Antwerpen, Belgia, setidaknya kami temukan tiga rumah makan halal. Yakni rumah makan indonesia, malaysia dan timur tengah. Letaknya di pusat kota. Paling tidak, bisa makan disana saat makan siang atau malam.
Sesampai di kota tersebut, [...]

Continue reading about Makanan Halal di Antwerpen

ira on April 24th, 2011

Dibanding di Jerman, mencari makanan halal di Helsinki lebih sulit. Saya pikir, ini karena jumlah muslim di negeri ini juga jauh lebih sedikit. Sesuai hukum pasar, jika permintaan sedikit, penawaran juga tak banyak. Namun dibilang susah sekali juga tidak.
Sebelumnya kami mencari informasi dahulu lewat internet. Kami temukan beberapa informasi dan referensi dari sana. Salah satu [...]

Continue reading about Ravintola Habibi, Restauran Halal di Helsinki

ira on August 6th, 2010

(Sambungan dari sini)
Besoknya, kami pilih ke tetangga Thai-Wok. L’Ocean namanya. Alamatnya di Avenue de Stalingrad nomor 112. Kami perhatikan daerah sini juga banyak dihuni warga muslim. Toko-toko kelontong dan bahan makanan pokok. Rumah-rumah makan halal hingga toko-toko roti, memasang label halal besar-besar di depan toko mereka. Padahal di Jerman jarang sekali tempat makan atau toko [...]

Continue reading about Wisata Kuliner di Brussels (2)

ira on August 5th, 2010

Seorang teman pernah bilang, tak perlu khawatir bakal susah mencari makanan halal di Brussels. Kata-kata halal mudah ditemukan di depan rumah-rumah makan disana, kata beliau waktu itu. Agar mempermudah pencarian kebutuhan pokok ini ketika berada di ibukota Belgia ini, sebelum berangkat Emak sempat mencarinya di inetrnet. Ketemu situs www.restauranthalal.be. Satu situs mengenai daftar resto halal [...]

Continue reading about Wisata Kuliner di Brussels (1)

Sungai Rhein, selain merupakan perairan transportasi terpenting di Jerman, juga menjadi salah sumber atraksi wisata. Karena keindahan pemandangan di sepanjang sungai. Nama Rhein sendiri berasal dari bahasa keltis ynag artinya mengalir. Bermata air di Kanton Graubünden, Swiss. Bermuara di Laut Utara di Belanda.
Daerah aliran sungai antara Mainz dan Köln, melewati kota-kota kuno, perkebunan anggur, benteng-benteng [...]

Continue reading about Rheinlauf, Pertengahan Sungai Rhein Dari Mainz Hingga Köln

ira on November 10th, 2009

Judul cerita kali ini mungkin akan terasa tidak klop. Mosok jalan-jalan ke negara-negara Baltik (wilayah Eropa dekat Rusia), makannya makanan Jepang. Namun demikianlah pengalaman kami selama liburan kesana musim gugur tahun 2009 ini. Lima kali makan di rumah makan setempat, tiga diantaranya adalah di restauran Jepang.
Manajer penginapan kami di Riga, merekomendasikan sebuah rumah makan bernama [...]

Continue reading about Wisata Kuliner Masakan Jepang di Baltik

ira on October 19th, 2009

Setelah kunjungan sukses ke Spanyol, kami ikut melirik negara sebelahnya, Portugal. Sayang sungguh sayang keinginan kesana agak lama terpendam. Susah sekali mendapat tiket penerbangan murah ke negara itu. Berkali kami mengecek lewat bermacam maskapai penerbangan murah, atau agen perjalanan. Nihil. Sampai suatu ketika Emak melihat penawaran penerbangan murah dari Lufthansa, maskapai yang termasuk mahal di [...]

Continue reading about Di Salah Satu Kota Tercantik Eropa, Lisbon

ira on October 7th, 2009

Menurut sebuah survey dari industri tahun lalu, sekitar 94 persen warga Jerman mengkonsumsi roti sebagai makanan pokoknya. Roti dengan jutaan macam cita rasa. Sebegitu banyaknya? Memang demikian. Sebab pembuat roti Jerman selalu menambahkan pilihan-pilihan baru setiap harinya. Dan menurut survey lain dari Association for Crop, Market and Nutrition Research, rata-rata warga Jerman makan 86 kilogram [...]

Continue reading about Ada Apa Saja di Toko Roti Jerman?

ira on September 12th, 2009

Harga makanan di Lisbon relatif mahal dibanding di Jerman. Penjual doner kebab andalan kami juga tak terlihat sama sekali selama kunjungan kami kesana, Maret 2009 lalu. Hidangan laut khas seperti lobster dan udang raksasa seharga 65 euro per kilogram, tentu saja belum terjangkau kantong kami.
Saat itu kami tak membawa bekal makanan terlalu banyak dari rumah. [...]

Continue reading about Salada Atum, Salat Tuna Enak di Lisbon