egypt-airSetelah tahun lalu gagal, tahun ini kami rencanakan mudik ke tanah air sekeluarga. Biaya yang harus dipersiapkan tak kecil. Sedari awal tahun kami belum bisa memutuskan apakah bisa segera membeli tiket pesawat menuju Asia ataukah tidak. Hampir setiap hari Emak meneliti harga-harga tiket dari aneka situs penjual tiket.

Berbulan kemudian, pilihan jatuh pada Egypt Air. Termurah diantara maskapai lainnya. Kami terbang menuju Kuala Lumpur. Harus kesana kemari selama di Indonesia.

Jarang ada orang yang sudah pernah merasakan naik pesawat dari maskapai ini. Lebih banyak yang naik Emirates atau Qatar. Kami pun tak punya informasi cukup mengenainya. Seorang teman bahkan mengatakan bahwa pesawat mereka kurang bagus kondisinya.

Keluarga pelancong tetap optimis. Jika memang benar kondisi pesawat kurang bagus, kan kami bisa teruskan infonya kepada yang lain.

Di bandara internasional Frankfurt am Main, kami tahu bahwa Egypt Air masuk dalam daftar Star Alliance. Bekerja sama dengan Lufthansa melakukan penerbangan ke Kairo. Kami jadi tambah yakin jika semuanya lebih baik dari perkiraan. Dari Kairo mereka bekerja sama dengan Malaysia Airlines dan Thai Airways untuk terbang menuju Bangkok dan Kuala Lumpur.

Pesawat penerbangan Frankfurt – Kairo tak jauh beda dengan pesawat-pesawat jarak menengah lainnya. Monitor tak ada di setiap bangku. Hanya beberapa televisi kecil di setiap baris tempat duduk. Pramugarinya yang bekerja di kelas ekonomi semuanya lelaki. Saat menawarkan makanan sama sigapnya dnegan pramugari wanita. Tapi saat menawarkan barang-barang duty free terlihat ogah-ogahan.

Penerbangan panjang Kairo – Bangkok – Kuala Lumpur kami lalui di dalam pesawat Airbus besar kapasitas 300-an penumpang. Tempat duduknya lebih lapang dibanding Qatar Airways. Sekali lagi semua pramugari di kelas ekonomi lelaki. Dua wanita terlihat bertugas di kelas bisnis. Makanannya banyak dan enak-enak. Roti-rotinya kami bawa buat bekal. Selama penerbangan Frankfurt- Kuala Lumpur kami dapatkan empat kali makan.

Secara umum, kami puas dengan pelayanan Egypt Air. Pesawat Ok, pelayanan memuaskan, makanan enak-enak. :)

Possibly Related Posts:


Tags: ,

One Response to “Cerita Mudik : Maskapai Penerbangan Egypt Air”

  1. syukur says:

    Bagaimana Mbak, rasanya tinggal di negeri orang?

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>