Petualangan di Yordania

Wadi Rum

Berbeda dengan perjalanan-perjalanan kami sebelumnya, rencana perjalanan ke negeri Timur Tengah ini dibuat seenaknya. Gak terlalu detail dan lengkap. Emak cuma pinjam satu buku perjalanan di perpustakaan setempat. Itu pun gak dibaca lengkap. Hanya menandai tempat-tempat tertentu saja. Rencana lebih detail kami buat di penginapan, atau sesaat menjelang eksplor di hari yang sama.

Desa wisata ecotourism

Indahnya Dana Village, Yordania

Tapi enak juga seh kayak gini. Lebih santai dan gak terlalu diburu target. Yang penting grand scheme perjalanan dah ada. Tinggal merapikan saja. Toh tujuan utama kami ke negeri ini, pengennya ke Petra dan Laut Mati. Lainnya bonus.

Keluarga pelancong menyewa mobil agar perjalanan lebih fleksibel dan santai. Jika dibandingkan dnegan sewa taksi kemana-mana pun itungannya lebih murah. Komepnsasinya ya kudu nyiapin tenaga buat nyetir.

Selama 12 hari di Yordania, ada beberapa kota dan destinasi wisata kami kunjungi. Kami termasuk santai. Sehari 2 destinasi rata-rata. Kadang malah cuma satu, kalau kami sekalian pindah kota. Rute kami adala: Aqaba – Wadi Rum – Petra – Dana – al Mazar – Amman – Aqaba. Bujet perjalanan ini, sudah Emak singgung di artikel ini.

Ini sebagian besar tempat yang kami kunjungi di Yordania. Emak tulis versi singkatnya. Versi lebih lengkapnya inshaa Allah bakal ditulis tersendiri. Oh ya, kami keliling Yordania naik mobil sewaan.

1. Aqaba

Aqaba satu-satunya kota pantai di Yordania. Kota gak terlalu gede. Tapi lumayan rame turis, baik turis asing mau pun turis lokal. Biasanya orang kemari buat wisata pantai. Objek lainnya gak banyak, seh. Ada kastil tua yang lagi direnovasi dan sebuah museum sederhana. Dan Masjid Al Sharif bin Hussein Ali di pusat kota.

Aqaba ini dekat dengan beberapa negara timur tengah. Kota Eliat di Israel deket banget. Dari pantai di pusat kota dah keliatan. Taba, di Mesir juga terlihat agak jauh. Kabarnya ada kapal feri langsung Aqaba – Taba. Trus agak ke selatan dikit, udah masuk ke Saudi Arabia. Pantainya ada dua bagian. Ada public beach di pusat kota. Pengunjungnya warga lokal.

Di selatan, dekat perbatasan dengan Saudi, terdapat South Beach. South beach punya beberapa public beach yang semuanya gratis. Dan ada juga resor yang kudu bayar. Air lautnya bening. Sayangnya pantai di south beach berbatu. Sakit kaki kalau gak pakai sepatu air.

2. Wadi Rum

Keluarga pelancong tertarik berkunjung kemari, sebab lokasinya gak jauh dari Aqaba. Sekitar sejam perjalanan. Masuknya pakai Jordan Pass. Jadi gak perlu bayar lagi. Dari gerbang masuk, kami diajak masuk ke Desa Wadi Rum. Dari situ baru ngikut tur. Banyak tur yang ditawarkan. Ada yang naik mobil bak terbuka. Mau pun unta. Bisa dibooking lewat internet. Kalau sewa mobil 4WD, bisa jelajah Wadi Rum sendiri. Tapi kudu punya izin khusus.

Kami pakai tur yang murah aja. Naik mobil bak terbuka yang dikasih bangku. Rata-rata mobil di sana seperti ini. Setengah hari, cukuplah buat menjejajah sebagian Wadi Rum yang cakep.

 3. Petra

Gua buatan

Kota gua, Petra

Buat yang pertama liburan ke Yordania, Petra jadi destinasi wajib. Buat kami juga. Petra hukunya wajib. Makanya kami beli Jordan Pass 70 JD. Bisa dipakai masuk Petra sehari. Kalau tiket Petranya sendiri, sehari harganya 50 JD. Tapi worthed banget lah meski bayar mahal masuk sini. Fantastik banget tempatnya. A place like no other.

4. Dana

Sebuah desa kecil tapi lumayan terkenal. Sebuah desa yang menganut ecotourism. Desanya kecil banget. Kayaknya setengah jam aja dah kelar. Di dekat sini ada daerah yang dilindungi bernama Dana Reserve.

5. Al-Mazar

Kota kecil dimana terdapat makam beberapa sahabat rasulullah. Diantaranya Muaz bin Jabbal dan Jakfar bin Abi Thalib, sepupu bagianda Rasul.

6. Amman

Enam hari kami habiskan di sini. Amman jadi base camp kami untuk mengunjungi daerah sekitarnya. Tak banyak malah tempat kami jelajahi di ibukota. Cuma sempat ke downtown, Roman theater, masjid gede, serta gua Ashabul Kahfi. Udah. Sementara di sekitarnya kami ke:

- Jerash

Jerash, kota peninggalan Romawi kuno

Jerash, kota peninggalan Romawi kuno

Lokasi bersejarah peninggalan R0mawi kuno. Ia di utara Amman, kira-kira sejam perjalanan. Tempatnya lumayan luas. Kalau jalan keliling butuh paling nggak setengah hari.

- Qusayr Amr

Ini istana gurun peninggalan Dinasti Umayyah. Kirain gede, ternyata kecil. Tapi fresco di dalamnya cakep. Mungkin itu sebabnya ia masuk dalam daftar warisan budaya Unesco.

- Makam-Makam Nabi

Ada setidaknya makam dua nabi di wilayah Salt, deket Amman. Yakni makam nabi Yusha dan Nabi Syuaib. Nabi Yusha adalah pengikut Nabi Musa. Selain di Amman, ada yang mengatakan kalau makam Nabi Syuaib berada di Hittin, Syria.

 – Madaba dan Mount Nebo

Kota kecil ini ternyata ramai juga turisnya. Hotelnya juga lumayan banyak. Selain museum arkeologi, ia terkenal akan mozaiknya. Sebuah mozaik populer adalah peta kota Jerussalem di sebuah gereja ortodoks. Masuk ke gereja ini bayar 1 JD per orang. Tidak dikaver oleh Jordan Pass. Tak jauh dari Madaba, ke arah Dead Sea, kita akan lewat Mount Nebo. Kabarnya, di sinilah Nabi Musa berdiri memandang ke arah Palestina.

- Laut Mati

Garam penyembuh

Kristal garam Dead Sea

Ini juga day trip ajah dari Amman. Sekitar sejam naik mobil. Katanya juga ada bus umum dari Amman. Enaknya pakai kendaraan sendiri, bisa nyari public beach yang sepi.

Possibly Related Posts:


Tags: , , , , , , , , ,

8 Responses to “Itinerary Perjalanan ke Yordania”

  1. Wah, liputan mba ira keren sangat. Pernah liat liputannya di salahbsatu Tv swasta, eh baca liputan ini nyambung. Itu yg atas sendiri tempatnya panas ya mba?

  2. ira says:

    @Ima: pas kami ke sini belum terlalu panas. Masih masuk musim semi. Malah anginnya agak semriwing. Pas musim panas pastinya lebih terik.

  3. Emakmbolang says:

    Aku tahunya cuman 3, Petra, Aman dan Laut Mati. Makannanya gimana mbak ? enak2 ? cucok nggak dilidah ? ditunggu postingan badokan Yordania.

  4. ira says:

    @Zulfa: artikel khusus masalah badokan Yordania wes taktulis nang blog dbento.

  5. Kurang lebih Trinity bilang begini di bukunya. “Cewek nganu yang jerawatan pas mandi di laut mati langsung bersih. Kulitku aja langsung licin sampe sampe lalet kepleset” hahaha.

    MUPENGS banget! siapa tahu bisa bikin tambah ganteng *uhuk* apalagi kalo ke sana habis shalat Jumat #apasih hahahahaha

  6. ira says:

    Cek Yan: ihihihihihiihh, bener banget, mandi di laut mati, bikin kulit licin dan kinclong.. Semoga Cek Yan juga bisa merasakan mandi di sono. aamiin..

  7. Noted mba! Thanks tulisannya sangat informatif, buat bekel ngebolang kesana hehe..salam kenal juga :)

  8. Katerina says:

    Menarik semua tempat2 yang dikunjungi, apalagi Gua Petra. Bikin mupeng mbak

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>