Walau tak bepergian dengan pesawat, sesekali kami mengunjungi bandara. Kadang untuk mengantar atau menjemput teman. Kadang untuk menghibur Adik, penggemar berat pesawat terbang. Nah biasanya di setiap bandara ada tempat namanya besucherterasse. Alias teras pengunjung. Satu tempat terbuka di bagian atas untuk menyaksikan pesawat yang hendak lepas landas maupun mendarat. Di bagian dalam gedung bandara, ada juga tempat-tempat seperti ini. Akan tetapi seringkali dikuasai oleh para pemilik restauran. Agar pelanggan mereka puas menikmati pemandangan luar.

Saat tinggal di Bremerhaven dulu, kami sesekali ke bandara Bremen. Naik ke teras pengunjung. Sebab termasuk bandara kecil, tak terlalu banyak pesawat mondar-mandir di sini. Di bandara Cologne-Bonn yang lebih besar, tentu lebih banyak jumlah pesawat naik turun. Sayangnya di bandara ini tak ada lift atau tangga berjalan. Sehingga agak kesulitan ketika kami membawa kereta dorong anak. Keretanya kami tinggal di dekat tangga.

Minggu lalu lalu, saat mengantar seorang kawan ke bandara Duesseldorf, kami tak ingin melewatkan kesempatan untuk naik ke teras pengunjung. Letaknya dilantai teratas. Tiga lantai naik dari terminal keberangkatan. Jalan menuju kesana penuh dengan loket-loket agen perjalanan. Menawarkan paket wisata menit terakhir. Tepat di dekat pintu masuk teras pengunjung ada toko cinderamata khusus bertema pesawat terbang.

Sayangnya kalau mau masuk ke teras pengunjung bandara Duesseldorf, orang mesti bayar. Satu orang dewasa 2,20 euro. Anak-anak di atas enam tahun 1 euro-an. Kurang dari enam tahun gratis. Yeah…. sayang sekali keinginan melihat pesawat naik turun mesti kami batalkan saat itu…:(

Possibly Related Posts:


Tags: ,

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>