Aihhhh…. sebenarnya kami malas mengunjungi negara yang mengharuskan mengurus visa. Ya males ribet segala urusan. Mending perginya ke negara-negara Schengen yang belum habis kami kunjungi satu persatu. Apalagi sekarang banyak kemudahan bagi pemilik visa Schengen. Negara-negara Balkan seperti Bulgaria, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, dan beberapa negara lagi bisa dimasuki, walau waktunya terbatas.

Nah masalahnya bujet jalan-jalan terbatas. Walau negara yang dituju bebas visa, tapi kesananya over bujet, yah no way lah yaw. Irlandia ini, pusatnya Ryanair, penerbangan murah Eropa paling gede. Tentu banyak penerbangan bertarif murah ke sana. Kami tinggal di barat Jerman. Dikelilingi beberapa banyak bandara kecil tempat mangkal Ryanair.

Mulanya kami pikir Irlandia ini sama ama UK. Yang visa turisnya mahal banget itu. Aduh, sampai sekarang mikir-mikir lama kalau ke UK. Buat visa turis 6 bulan yang katanya belum tentu di-acc ajah udah mesti mengeluarkan 100 euro per orang. Belum lagi di sononya serba mahal. Irlandia beda. Buat orang Indonesia, biaya visanya gratis. Cuma perlu bayar ongkos kirim 5 euro per orang. Horeeee! Jadilan kami pesan tiket ke Dublin. Penginapan pun murah. Kami dapat hostel 40 euro per malam buat berempat.

Di situs kedutaan Irlandia di Jerman, sudah lengkap cara-cara pengurusan visa turis. Syarat-syaratnya juga. Syaratnya banyak banget. Diantaranya kalau kerja kudu ada surat keterangan dari perusahaan, bahwa sepulang dari Irlandia dia bakal balik kerja di sana. Kalau yang sekolah atau kuliah harus ada surat keterangan, bahwa memang benar ia bersekolah atau kuliah di situ. Gak cukup pakai kartu tanda mahasiswa aja. Anak-anak dibawah 18 tahun harus mengirim akte kelahiran juga. Suami istri harus ada bukti buku nikah dan terjemahannya (kami pakai terjemahan bahasa jerman). Yang penting juga, print out rekening enam bulan terakhir.

Sebelumnya, kita harus mengisi formulir aplikasi secara online. Kayak wawancara tertulis, dalam bahasa inggris. Banyak banget yang ditanyakan. Mulai, kapan berkunjung ke Irlandia, dalam rangka apa, kerja dimana, dll. Setelah selesai, summary-nya 2 halaman, mesti kita cetak, dan dikirim bersama dokumen yang dibutuhkan untuk aplikasi. Oh ya, kita bisa datang langsung ke Berlin, ke kedutaan mereka jika mau.

Ini link kedutaan mereka di Jerman : http://www.embassyofireland.de/

Menurut informasi di situs, kalau dokumen lengkap, 4 minggu visa bakal ada keputusan diterima enggaknya.  Rencana terbang ke Dublin 20 Oktober. Pas lah waktunya, pikir kami. Kami kirim aplikasi 3 September. Minggu depannya ada email dari kedutaan, harus mengirim buku nikah asli. Lama tak ada kabar, akhir September, kami diminta mengirim akte kelahiran anak-anak asli. Ihhh, baru deh agak ilfil. Kok nggak kemarin-kemarin mintanya. Kan waktu makin mepet.

Awal Oktober, belum ada kabar, suami nyoba nelpon ke bagian visa. Pasti diterima oleh mesin. Nggak bisa langsung ngomong sama petugasnya. Oktober Minggu kedua, panik. Tapi mencoba tenang. Minggu ketiga, baru coba-coba nelpon lagi. Belum ada yang ngangkat juga. Selasa, tanggal 15 kirim email. Tanggal 16 baru deh ada jawaban. Aplikasi kami diterima. Alhamdulillah. Lega. Besoknya, Pak Pos sudah mengantar paspor dan dokumen asli ke rumah. Hufffft, sempat deg-degan banget, deh… Lain kali kalau mau mengajukan visa mesti lebih awal, yah. Biar nggak galau kayak gini.

Possibly Related Posts:


Tags: , , ,

16 Responses to “Mengajukan Visa Irlandia”

  1. Jalan2Liburan says:

    kalau pemegang residence card EU kan bisa ga perlu pake visa ke Irlandia ?

  2. ira says:

    Kalau paspor masih ijo kayak kami, perlu. :)

  3. Nabila says:

    hallooo mbak. wah postingan ini bikin aku mupeng ke ireland. kalau aku punyanya residence card portugal, bs apply di kedutaan ireland yg di berlin juga kah mb?

  4. ira says:

    Halo, Mbak Nabila. Salam kenal.. Biasanya ke kedutaan terdekat. Coba aja Mbak cari info, siapa tahu di Lisbon ada. Biar gak perlu jauh2. Enaknya apply visa Irlandia ini bisa kita kirim lewat pos. Jadi gak perlu bolak-balik ke kedutaan. Saya dulu juga mikir kudu pakai agen, ternyata setelah cari info di internet dapet informasi lengkap di kedutaan Irlandia di Berlin.

  5. hanari says:

    kapan ya bisa merasakan menginjak di negara tetangga hehehe…

  6. ita says:

    halo mbak, kalo mau ke irlandia dari indonesia, gimana tuh caranya ?
    paspor saya yg hijau biasa.
    makasih

  7. ira says:

    Berangkatnya dari mana, Mbak? Kalau saya mengurus visa Irlandianya di Jerman.

  8. Fajar says:

    Mbak Ira yang baik,
    Saya ingin menanyakan pengurusan visa Ireland cukup di kirim pos. Yang dikirim pos itu berarti termasuk Passport aslinya ya? Juga dokumen lahir dan lain-lain harus di translate kalau ga salah.
    Makasih infonya.
    Salam
    Fajar

  9. ira says:

    Iya. Yang dikirim lewat pos itu paspor dan semua persyaratan yg diminta. Kalau dokumen yg diterjemahkan, karena ngurus di Kedutaan Irlandia di Berlin, saya pake dokumen yg berbahasa Jerman saja.

  10. christine says:

    Mba,
    talong bantu jawab yah :)
    saat ini posisi saya di UK dengan visa tourist yang valid sampai bulan oktober 2015.
    Dan akhir bulan agustus atau awal september saya ingin berkunjung ke irlandia selama seminggu untuk menonton pertandingan bola disana dan juga liburan bersama pacar saya. Kebetulan pacar saya warga negara irlandia (tapi dia tidak tahu sama sekali mengenai visa).
    Pertanyaan saya adalah apakah saya masih perlu mebuat visa Irlandia walaupun masih ada visa UK yang valid.
    Dan kalau memang harus membuat visa, apakah saya bisa buat visa nya di UK? apakah kalau punya visa schangen yang valid apa bisa juga harus buat visa irlandia?

    Maaf kalu pertnayaan saya agak banyak :)
    Terima kasih sebelumnya.

  11. ira says:

    Halo Mbak,

    Mbak ke Irlandianya ke Irlandia Utara atau ke Republik Irlandia? Kalau ke Irlandia Utara, Mbak tidak perlu visa lagi. Tapi kalau ke Republik Irlandia, tetap perlu visa walaupun sudah punya visa UK. Pemilik visa Schengen pun tetap harus membuat visa Irlandia. Kalau Mbak hanya pnya visa turis UK, setahu saya, tidak bisa membuat visa Irlandia. Pengalaman saya, harus punya izin tinggal minimal enam di UK agar bisa mengajukan visa Irlandia.

  12. […] sengaja mengajukan aplikasi 6 minggu sebelum berangkat. Menurut informasi di situs resmi mereka, proses aplikasi visa memakan waktu sekitar 4 minggu. Menelpon tak pernah diangkat. Akhirnya tiga hari sebelum Hari-H, […]

  13. merry says:

    Hallo Mbak Ira,

    saya mau tanya, itu dokumennya termasuk akte kelahiran jg ga ya? aku jg mau apply dr berlin. bisa dikirim jg ya ternyata. kirain harus anter pribadi kesana. Oh ya mbak , itu tiket ga usah beli dulu gapapa kan ya? soalnya aku liat syaratnya ga perlu tunjukin bookingan tiket, yg penting tempat tinggal aja gt. bener ga mbak?
    makasih ya infonya!
    salam dr Chemnitz

  14. ira says:

    @Merry: syarat2nya udah ada lengkap di website kedutaan mereka. Yang penting emmang bukti print pemesanan hostel/hostel selama di sana. Akta kelahiran cuma buat yang usianya < 18 tahun.

  15. Rina says:

    Hallo Mba,

    Saya baru seminggu kemarin mengajukan visa Irlandia di Berlin. Ternyata mereka minta Aufenhaltstittel-nya ga boleh kurang dari 3 bulan setelah meninggalkan Irlandia. Aufenhaltstittel saya habis tanggal 23 Maret. Saya mau ke Irlandianya bulan Desember ini. Sebelumnya udah telepon ABH tapi mereka bilang suruh datengnya bulan Januari..

    Tapi sepertinya ditolak, karena sama ABH juga ga dikasih Bestätigung,, saya harus urus perpanjangannya dulu, baru bisa apply lagi.. tapi paspor udah dikirim ke kedutaan Irlandianya di Berlin, jadinya ga bisa urus Aufenhaltstittelnya..

    Waktu itu AUfenhaltstittel mba masih lama ya abisnya?

  16. ira says:

    @Rina: salah satu persyaratannya memang, visa tinggal kita di Jerman masih 6 bulan, malah. Jadi semestinya perpanjang aufenhaltstitel di Jerman dulu. Coba aja kirim email ke kedutaan Irlandia. Jelasin masalahnya, dan minta kembali paspornya. Tapi udah mepet banget sih ya, kalau perginya Desember.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>