Setiap warga negara Indonesia membutuhkan visa ketika hendak mengunjungi Eropa. Baik sebentar ataupun lama, tak ada bedanya. Tak bisa pakai Visa on Arrival (VoA). Jadi harus mengajukan langsung ke negara yang hendak dituju.
Pemerintah Jerman memberikan visa kunjungan baik untuk melancong atau dalam rangka bisnis, maksimal 90 hari untuk setiap pengajuan. Bisa dipakai sekali jalan maupun keluar masuk negara bersangkutan. Asal masih dalam tenggang waktu 90 hari tersebut.
Jika tak ingin berkunjung lama di negara ini, tak perlu mengajukan visa kunjungan 3 bulan. Bisa juga visa diberikan untuk beberapa hari hingga sebulan. Persyaratannya, tentu saja agak berbeda dengan visa 3 bulan. Visa-visa kunjungan kurang dari sebulan biasanya tak memerlukan undangan dari kerabat atau teman di Jerman. Untuk visa kurang dari 2 minggu, biasanya juga tak membutuhkan asuransi kesehatan. Meski ini adalah pengalaman dari teman, dan harus dikonfirmasi sendiri ke pihak kedutaan Jerman.
Sedangkan untuk pengurusan visa kunjungan 3 bulan, kami telah memiliki pengalaman saat mengundang orang tua kemari. Syarat pertama adalah undangan. Biasanya dibuat oleh keluarga atau teman yang tinggal di Jerman. Asalkan pihak pengundang memiliki kesanggupan untuk menjamin pihak terundang.
Undangan ini dibuat di kantor imigrasi kota pengundang. Agar bisa membuat undangan seperti ini, pengundang harus menunjukkan paspor, keterangan mengenai tempat tinggalnya (alamat, luas apartemen, dll), daftar gaji tiga bulan terakhir (untuk pekerja), atau print out jumlah uang milik kita di bank (saldo minimal harus dipenuhi). Semua bisa membuat undangan asal memenuhi persyaratan tersebut. Lama pembuatan undangan bervariasi setiap kota. Jika di Bremen dahulu undangan bisa langsung jadi, di Duren, tempat tinggal kami sekarang, butuh seminggu. Ongkos pembuatan satu undangan adalah 25 euro.
Undangan yang telah jadi tak mesti dikirim aslinya ke pihak terundang. Bisa saja kita scan, dan dikirim via email atau faximile. Nah, undangan ini adalah salah satu persyaratan untuk mengajukan visa 3 bulan, selain beberapa persyaratan lainnya.
Syarat tak kalah penting lainnya adalah asuransi selama perjalanan. Bisa dibuat oleh pihak pengundang ataupun membeli polis sendiri di tanah air. Biasanya pihak kedutaan memiliki daftar asuransi mana saja yang bisa digunakan dalam proses pengajuan visa. Bulan Juli lalu, orang tua kami membayar sekitar 200 dollar untuk asuransi, berlaku 3 bulan.
Keduanya, undangan dan asuransi dibawa bersama paspor, foto berwarna ukuran 4×6 berlatar belakang putih atau abu-abu selembar serta bukti pembelian atau booking tiket Indonesia - Jerman pp. Di kedutaan, pemohon diwajibkan mengisi formulir. Agar lebih cepat, formulir bisa di-download dan diisi dari rumah sebelumnya.
Biasanya jika semua persyaratan lengkap, pihak kedutaan tak mempersulit prosesnya. Ongkos pembuatan visa turis 3 bulan sekitar 60 euro. Berlaku untuk seluruh negara Schengen. Setelah sepuluh hari kerja, visa sudah tertempel di paspor. Herzlich Wilkommen in Deutschland!!!
Possibly Related Posts:
- Penerbangan AirAsia ke Eropa Dihentikan Per Akhir Maret 2012
- Riset Sebelum Jalan-Jalan Ala Keluarga Pelancong
- Makanan Halal di Antwerpen
- Tinggal di Desa
- Maraknya Wisata Halal
Tags: Tips & Tricks
terimakasih mbak ira
infonya sangat membantu.. :))
halo mba sory nich nanya lg….
td siang saya ke kedutaan german untuk ngambil pasport saya sekalian visa.tp saya ga di kasih visanya alasannya si mereka ragu kalau nanti saya ga pergi dari german sebelum masa visanya habis.
tapi saya udah punya tiket pp lo mba.
mungkin karna surat keterangan cuti yang ga saya lampirkan ya?
kalo seperti ini kita bisa banding ga ya mba?
thank’s ya mba
mba sorry ni ganggu lg.
td siang saya balik ke kedutaan untuk ngambil pasport sekalian sama visa.tp saya ga dapet visanya mba.
alasannya si mereka ragu kalo saya ga akan pulang ke indonesia sebelum masa visa habis.
tapi saya udah punya ticket pp.
memang waktu nge aply saya belum punya tp sekarang udah ada.
kira2 mereka percaya ga ya.atau tiket pp itu cukup kuat untuk membuktikan kalo saya bakalan balik ke indonesia?
thank’s ya mba
Kalau alasan mereka takut Mbak gak balik dari Jerman, kalo mnrt saya karena tiket memang belum dilampirkan, Mbak. Tiket ini setau saja memang syarat penting. Makanya lebih baik lsg dilampirkan pada saat apply pertama.
Kalau begitu, coba Mbak banding sekali lagi (apply baru). Karena setiap orang berhak mengajukan banding sekali setelah ditolak. Pastikan lagi semua persyaratan sudah dilengkapi. Semoga berhasil,ya…
makasih ya mba udah ngebantu.doain saya supaya berhasil ya mba…
Iyah, takdoain yang kedua lancar urusannya… amin…
halo mba hari ini saya kembali ke kedutaan.dengan surat banding dari saya dan juga pacar saya di berlin.dan juga saya kasih mereka foto copy ticket pp.dan surat kontrak kerja saya yang baru di mulai stelah tiga bulan kedepan di sebuah bengkel motor di jakarta.
menurut mba itu semua sudah cukup kuat ga ya?thank’s mba
semoga saja. Tanyakan pas di kedutaan. Syarat2nya udah lengkap atau belum. Kalau kata mereka belum, jgn dimasukkan dulu aplikasinya. Lengkapi dulu persyaratan yg diminta baru mengajukan lagi.. Itu aja mnrt saya. Semoga berhasil… Salam
hi Ira,
kalau ditolak ama kedubes Jerman, boleh apply lagi kapan seh?
hai juga,
ada pengalaman mamanya sohib saya. Pas ngajuin pertama ditolak. Trus beliaunya banding sambil bikin surat komplain ke kedutaan. Sama pihak kedutaan jerman, lsg disuruh apply lagi. Jadi kesimpulan saya, bisa langsung ngajuin lagi setelah ditolak.
halo mba saya udah ngajuin banding ke kedutaan jerman.saya udah ngasih tikcet surat kontrak kerja saya yang akan saya mulai pada awal april dan juga surat penjelasan dari saya dan pacar saya di berlin kalau saya pasti akan pulang ke indonesia sebelum masa visa habis.trus tadi pagi orang dari kedutaan itu nelpon saya dan dia bilang pengurusan banding itu makan waktu 4 minggu.saya ga tau kenapa ko bisa seperti ini ya?
apa mungkin karena tujuan saya mau nemuin pacar saya ya?
karna yang saya dengar kalo tujuannya berbau percintaan bakalan di persulit apa bener?
dan untuk temen yang sama penderitaannya kaya saya atau udah pernah ngalamin tolong bantu bagi2 informasinya ya..
thank’mba web ini bantu banget
hi adit gmana kabar pengurusan visanya saya denger visa kamu jg di tolak?
terus gemana?kamu dah aply lg atau banding?
kasih kabar ya apa lg kalo berhasil
siapa tau kita bisa saling membantu. ok
waaa…. gak nyangka kalau ribet di kedutaan, ya… Semoga ada pembaca lain yg punya pengalaman dan informasi, ya.. Shg bisa saling membantu. Kalau kami selama ini mengundang keluarga (orang tua, mertua) dan teman, alhamdulillah tak ada masalah di kedutaan.. Semoga selanjutnya sukses urursan visanya, ya Mbak…
saya mau tanya nih,, untuk ngurus asuransi kesehatan ny di Indonesia itu di Dubes Jerman ny atau dimana yah mba? tq, Dita
Saat mengurus visa, pihak kedutaan akan memberikan daftar nama asuransi yg diakui oleh mereka. Nanti yg mengajukan visa tinggal memilih salah satu, trus menghubungi sendiri ke kantor asuransi bersangkutan.
Selamat Malam (? ??),,
Aku mau tanya biasanya kalau mau apply visa ke German itu bener ga sich pihak dari kedutaan German akan Minta Certificate A1??
Karena aku ada rencana nanti selesai menikah bulan Maret,Aku mau ikut Pindah dengan calon suami ku ke negara nya.Saya benar sangat membutuhkan advice nie
Persyaratan apply visa buat istri biasanya bisa ditanyakan lsg ke kedutaan atau konsul Jerman di Indonesia, Mbak. Saya sendiri tidak tahu secara pasti apakah memang demikian. Yg lebih tahu pasti pihak kedutaan Jerman. Waktu mau apply visa student dulu jg semua infonya saya dapetkan dari sana.
Halo mbak,
Mau tanya untuk ke Jerman bisa visa on arrival atau tidak? Maaf ya tanya, baru pertama kali soalnya. Rencana sih gak lebih dari 7 hari mbak. Thx.
Mbak pakai paspor indonesia? Kalau iya, gak bisa ke Jerman pakai visa on arrival. Harus apply dulu di negara tempat Mbak tinggal…:)