kota-fesHuaaaa………. akhirnya ketemu juga dengan tiket murah menuju salah satu negeri idaman : Maroko. Ketemu tiket murahnya sudah dulu-dulu sebenarnya. Akan tetapi selalu saja tidak pas. Tidak pas waktu liburan, lah. Tak pas waktu cuti, lah. Atau tak pas duitnya, lah. Lha kok alhamdulillah yang terakhir pas semuanya. Meski terbilang pendek, 4 hari saja. Mesti disyukuri. Sebab belum tentu lain kali ada kesempatan emas seperti ini.

Salah satu yang menarik dari Maroko selain pemandangan dan atraksi wisatanya adalah, sebagai WNI, kita tak perlu pakai visa. Tak perlu ribet atau mengeluarkan uang dan waktu ekstra sebelum keberangkatan. Dapat tiket murah, kapan saja bisa terbang ke negeri Al-Maghrib.

Dari Jerman, tiket murah biasanya didapatkan dari Ryanair. Ryanair terbang dari Weeze dan Frankfurt Hahn di Jerman, ke kota Agadir, Fes, Marrakech dan Nador di Maroko. Airarabia ada satu penerbangan dari Cologne ke Nador. Lufthansa ke Casablanca. Juga penerbangan lainnya. Akan tetapi, tak ada yang semurah Ryanair di saat promo. Dari Frankfurt Hahn ke Fes, pertengahan Februari lalu, kami membayar sekitar 300 euro berempat pergi pulang.

Untuk berwisata, Marrakech sejatinya lebih ramai dibanding Fes. Tapi tiket pesawat di Marrakech lebih mahal. Makanya kami pilih ke Fes saja. Yang penting kan sudah ke Maroko. hehehe. Dalam 4 hari tersebut kami kunjungi kota Fes, Meknes, Moulay Idriss Zerhoun dan Volubilis. Alhamdulillah banyak sekali pengalaman dan hikmah kami petik setelah perjalanan ini. Yang jelas, belum kapok mau kesana lagi.

Jauh sebelum menjejakkan kaki di negeri ini, kami telah diperkenalkan oleh teman ke adik-adik mahasiswa di kota Fes. Mereka sangat sangat banyak membantu kami. Sehingga perjalanan makin lancar, nyaman, nyaris tanpa gangguan. Ditambah info-info lain yang mustahil kami ketahui jika kami bepergian sendiri tanpa mereka temani.

Jadi nantikan kisah-kisah keluarga pelancong selanjutnya mengenai negeri Al-Maghrib! :)

Possibly Related Posts:


Tags: ,

4 Responses to “Pertama ke Benua Hitam, Maroko”

  1. Pauliana says:

    gak sabar nunggu ceritanya hihihi… sekalian foto2nya saat naek unta ya

  2. ira says:

    hiks, gak sempat naik unta, Pau…:(

  3. sarah says:

    Murmer banget mbak, tahun 2012 an ya mbak? Aku ngiri bangetlah mbak. Oia mbak Ira, maaf mau tanya. Ini rada nggak nyambung sama cerita diatas. Ada info nggak mbak, kalo dari Mesir ke Maroko bisa ditempuh jalur darat? KA atau bus gitu, mau cari yang murah

  4. ira says:

    @Sarah: kalau jalan darat semestinya ada yah, soalnya kan mereka semua masih satu daratan. Tapi kalau ngeliat di peta, dari Mesir ke Maroko lewat jalan darat, Mbak kudu lewat Libya dan ALjazair. Artinya kudu bikin visa kedua negara tersebut. Jatuhnya kayaknya gak murah.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>