Malta adalah salah satu negara kecil di Uni Eropa. Masuk wilayah Schengen, sehingga kami sebagai penghuni negara Schengen lainnya tak perlu mengajukan visa agar bisa kesana. Posisinya di Laut Mediteran, sebelah selatan Sisilia di Italia. Sekitar dua ratus kilometer dari pantai utara benua Afrika. Makanya di musim dingin seperti ini, suhu udara disana lumayan hangat, yakni berkisar 10-15 °C.

Negara Malta sendiri terdiri dari tiga pulau : Malta, Gozo dan Comino. Comino terletak antara kedua pulau lainnya. Terkecil dan tak berpenghuni. Meski demikian, Comino masih sering dikunjungi wisatawan. Ada feri khusus menuju Comino.

Meski termasuk negara kecil, dengan penduduk sekitar 300 ribu jiwa, Malta termasuk tujuan wisata utama. Konon empat puluh persen pendapatan negara ini berasal dari sektor pariwisata. Tak mengherankan, sebab meski berukuran mini, Malta menyimpan banyak sekali potensi wisata. Mulai wisata arkeologi dan sejarah, wisata alam, wisata bahasa, ataupun tempat untuk bersenang-senang.

Sebagai tempat wisata arkeologi Malta memiliki sisa-sisa banyak candi berumur berumur ribuan tahun. Pulau ini telah dihuni manusia sejak 7000 tahun lalu. Candi-candi ini tersebar di Malta dan Gozo. Keindahan alam Malta pun tak kalah memukau. Karang-karang indah di tepi lautan biru, perbukitan, dsb. Malta adalah salah satu tempat menyelam favorit di Eropa. Sedangkan, untuk wisata bahasa, Malta memanfaatkan peninggalan masa lalunya sebagai bekas negara jajahan Inggris. Sehingga semua orang Malta yang kami temui disana berbahasa inggris aktif. Dibanding kursus bahasa di Inggris atau Irlandia, Malta tentu saja menawarkan harga sangat bersaing. Mereka yang ingin bersenang-senang bisa menghabiskan waktunya untuk berjemur di pantai atau mengunjungi kelab malam, bar, atau diskotik di daerah St. Julian.

Harga penginapan dan transportasi di Malta lumayan murah. Apalagi jika berkunjung di musim dingin. Harga penginapan bisa separuh harga biasa. Sarana transportasi umum pun tersedia dengan murah dan mudah. Bagi kami, keluarga pelancong, negara ini adalah salah satu tujuan paling mengesankan di Eropa.

Possibly Related Posts:


Tags: , ,

2 Responses to “Sekilas Malta”

  1. […] Menjelang berangkat Emak ternyata lupa mencetak petunjuk untuk menemukan Europa Hotel. Emak pikir sudah ada di halaman booking. Ternyata tidak dan baru menyadarinya ketika sudah sampai di Malta. […]

  2. […] bisa kami jelajahi semuanya. Ternyata tidak. Hanya sebagian kecil saja dari semua obyek wisata Malta bisa kami kunjungi. Awalnya Emak membayangkan Malta hanya sebesar kota Bremen. Kenyataannya lebih […]

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>