ira on March 21st, 2012

Sebelumnya Emak pikir, memperoleh makanan halal, semisal kebab, seperti di Jerman bakalan mudah. Lha sama-sama berbahasa Jerman. Ternyata oh ternyata, menurut tuan rumah kami, di Swiss relatif lebih jarang penjual doner kebab ini. Salah satu penyebabnya adalah di Swiss tidak diperbolehkan adanya tempat penyembelihan hewan. Makanya daging-daging mesti diimpor dari negara lain. Dan ini mempengaruhi [...]

Continue reading about Makanan Halal di Swiss

ira on March 18th, 2012

Hah? Di Swiss ada lautan? Bukannya isinya danau-danau dan gak ada lautan di sekitar negara ini? Mungkin ini reaksi banyak orang ketika membaca judul di atas. Padahal judulnya adalah analogi yang Emak buat untuk menggambarkan Busingen, satu desa kecil milik Jerman. Uniknya, desa ini terletak di dalam negara Swiss, terpisah beberapa kilometer dari perbatasan Jerman. [...]

Continue reading about Busingen, Pulau Mini Jerman di Lautan Swiss

ira on March 15th, 2012

Salah satu yang membuat Swiss terkenal adalah posisinya di Pegunungan Alpen. Tempat ideal untuk bermain ski, sebab salju hampir selalu menumpuk di musim dingin. Hampir semua kanton (negara bagian) di negara ini memiliki pusa-pusat main ski sendiri.
Jika dihitung, jumlah ini meliputi hampir 200 tempat. Yang paling terkenal adalah Aletsch Arena, Arosa, Ascona, Crans Montana, Davos, [...]

Continue reading about Wisata Ski di Swiss

ira on March 12th, 2012

(sambungan dari sini)
Mulanya kami tak tahu bahwa Rheinfall adalah air terjun terbesar di Eropa. Setelah kembali ke rumah dan mencari bahasan tentang air terjun, baru kami ketahui fakta tersebut. Perhitungan terbesar ternyata berdasarkan debit air yang lewat air terjun. Air terjun Dettifoss di Islandia dua kali lipat lebih tinggi, tapi debitnya hanya setengahnya. Tingginya 23 [...]

Continue reading about Rheinfall, Air Terjun Terbesar di Eropa (2)

ira on March 8th, 2012

Hari kelima kami di Swiss di liburan musim dingin lalu, kami putuskan sebagai hari perpisahan dengan tuan rumah. Yang sangat berbaik hati menyediakan tempat menginap dan menjamu kami selama di sana.
Parting is sorrow, kata P.K. Page di satu tulisannya. Terutama buat anak-anak kami. Mereka mulai terbiasa bermain bersama dua anak lelaki tuan rumah. Tak mengerti [...]

Continue reading about Rheinfall, Air Terjun Terbesar di Eropa

ira on March 4th, 2012

(dari sini)
Desa kecil nan ramai. Itu kesan kami akan Grindelwald. Hari sudah mulai gelap. Orang-orang sedang bubaran main ski. Bus-bus berdatangan mengangkut mereka yang akan pulang. Kereta api pun penuh sesak. Di kereta, deretan peralatan ski memiliki tempat khusus.
Kami masih berkutat dengan kebingungan untuk menemukan tempat parkir. Berbelok ke arah Endweg, ada tempat mobil berdiri [...]

Continue reading about Interlaken dan Grindelwald (3)

ira on March 2nd, 2012

(dari sini)
Ada perasaan meluap-luap dalam perjalanan menuju Grindelwald. Antara ingin tahu dan ria luar biasa. Lalu diantara desa-desa Swiss dan pusat olah raga ski, kami akui bahwa Swiss adalah negara tak biasa. Menakjubkan, menawarkan banyak hal yang belum pernah kami saksikan sebelumnya. Desa-desanya masih punya rumah-rumah kayu tua, berwarna gelap, namun berkesan kokoh. Asap mengepul [...]

Continue reading about Interlaken dan Grindelwald (2)

ira on February 26th, 2012

Bern masih saja kelabu ketika kami tinggalkan. Pusat kota Bern tak terlalu berkabut. Begitu masuk ke jalan tol menuju Interlaken, suasana berubah muram. Kabut menghalangi jarak pandang hingga berpuluh meter saja. Danau Thun di sisi jalan menuju kota tersebut terlihat samar-samar saja. Padahal kata Bapak, jika tak berkabut tentu indah sekali berkendara di tepi danau [...]

Continue reading about Interlaken dan Grindelwald (1)

ira on February 24th, 2012

Kalau melihat Jakarta sebagai ibukota, pusat pemerintah sekaligus pusat bisnis, hiburan, pusat manusia dan kemacetan, rasa-rasanya aneh melihat suatu ibukota sepi dan tak terlihat hingar-bingar. Kota Bonn yang pernah menjadi ibukota Jerman Barat tak ada apa-apanya dibanding Jakarta. Mendapat julukan kota metropolitan saja dibilang tak pantas oleh orang Jerman.
Nah, Bern, ibukota Swiss pun demikian. Kota [...]

Continue reading about Sekejap di Ibukota Swiss

ira on February 13th, 2012

(dari sini)
Masuk daerah Paradeplatz, kerumunan manusia mulai menipis. Bahnhofstrasse di daerah sini masih ada pertokoan juga, tapi sebgian besar adalah toko-toko mode/butik mahal. Rombongan kami berbelok sebentar ke kota tua. Masuk ke Poststrasse, melalui gang-gang sempit ke Muensterhof, lalu balik lagi ke arah Paradeplatz. Sebenarnya ada suatu tempat lagi ingin kami kunjungi di kota tua [...]

Continue reading about Naik Turun Kendaraan Umum di Zurich (2)