Sebuah taman bermain anak di Julich, JermanBepergian membawa anak-anak membuat kita tak bisa seenaknya berlama-lama menjelajahi suatu daerah. Kekuatan kami, orang tuanya berjalan, tentu saja berbeda dengan kaki kecil mereka. Meski membawa segala macam hiburan, mainan dan makanan kecil sebagai pengalih perhatian, tetap saja perlu istirahat berkali ketika berjalan-jalan. Di bangku-bangku kota, di taman, atau tempat paling menyenangkan bagi mereka : sebuah taman bermain.

Untungnya taman bermain anak ini cukup sering ditemui di kota-kota Eropa. Bahkan di kota-kota besarnya. Biasanya terintegrasi dengan sebuah taman kota. Lengkap dengan bangku-bangku di bawah pohon rindang. Makanya jika ketemu taman saat berjalan, kami sering menyempatkan diri untuk mampir. Duduk-duduks ebentar sambil melepas lelah.

Taman-taman bermain bermain di Eropa didesain untuk anak umur tertentu. Ada tempat bermain untuk anak sangat kecil, kurang dari tiga tahun. Dia punya ayunan berpengaman dan seluncuran pendek. Untuk anak lebih besar, ukuran mainan pun semakin besar. Sedang untuk anak remaja, tingkat kesulitannya juga lebih tinggi. Di sebuah kompleks taman bermain besar, seringkali tersedia permainan untuk anak kecil hingga besar.

Yang membuat anak semakin tertarik adalah kekayaan warna alat-alat permainan disana. Apalgi jika ada bak pasirnya. Sebagian besar terbuat terbuat dari kayu. Namun ada juga tempat bermain terbuat dari plastik. Di negara-negara seperti Jerman, setiap alat permainan diuji keamanannya di waktu-waktu tertentu. Jadi orang tua tak perlu khawatir membiarkan anak-anaknya bermain disana.

Bila sudah bertemu taman bermain, anak-anak akan susah sekali diajak berjalan kembali. Tak mau berjalan keliling kota melihat sesuatu yang mereka tak terlalu tertarik. Lebih asyik main ayunan lompat-lompatan, melatih keseimbangan di jembatan gantung, dsb. Tetapi memang sebaiknya menyediakan waktu buat mereka mampir di taman bermain. Agar tak hanya orang tuanya bersenang di tempat wisata. Anak-anak pun jadi punya kenangan menyenangkan.

Possibly Related Posts:


Tags:

2 Responses to “Taman Bermain : Oase Bagi Anak-Anak Kala Bepergian”

  1. online says:

    mengapa tidak:)

  2. […] bertemu dengan sebuah taman bermain ketika berjalan, berarti inilah waktunya rehat lagi. Embak biasanya paling tak tahan ingin mampir […]

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>