Ciri bunga Azalea

Bunga Rhododendron warna-warni

Jika sedang berada di Jerman saat musim semi, luangkan waktu untuk mengunjungi Bremen. Kota di utara Jerman ini punya taman khusus Rhododendron dan Azalea. Terhampar di atas lahan seluas 46 ha. Enam ratus dari seribuan jenis liar tumbuh di taman ini. Plus 3250 hasil persilangan dipresentasikan setiap tahun. Menjadikannya taman Rhododendron dengan koleksi terbanyak kedua di dunia. Tak kurang sekira 300 ribu pengunjung datang kemari setiap tahun.

Taman Rhododendron berada di daerah Horn-Lehe. Bisa dicapai dengan tram dari pusat kota Bremen. Ia resmi dibuka sebagai taman pamer dan percobaan pada tahun 1937. Setelah mengalami pembenahan dan perluasan, taman cantik ini memiliki bentuknya ynag sekarang. Taman ini buka setiap hari mulai pukul tujuh hingga matahari terbenam. Masuk ke sana tak dipungut biaya sama sekali.

Datanglah kemari pada bulan akhir April – Juni. Maka kita akan disambut lautan bunga aneka warna, memanjakan indra penglihatan. Siapkan waktu yang cukup jika ingin menikmati sebagian besar isi taman. Mengelilingi, bisa dilakukan dengan berjalan kaki. Namun tak sedikit mereka memilih bersepeda atau berkuda. Beberapa bagian taman tak boleh dilalui sepeda. Kendaraan bermotor tak diizinkan masuk bagi pengunjung biasa.

Bunga Rhododendron

Dekat marcusallee

Mungkin karena saking luasnya, taman indah ini terlihat sepi. Sesekali saja kita bakal berpapasan dengan pengunjung lainnya. Tak hanya turis, taman juga banyak dikunjungi penduduk lokal. Untuk sekadar jalan-jalan atau jogging. Jalanan beraspal. Yang tidak beraspal pun padat dan tak becek walau diguyur hujan.

Enak sekali berjalan-jalan di sini. Pohon-pohon besar dan rindang memberi kesejukan. Seperti Pohon Ek (Quercus), Beech (Fagus), Ash (Fraxinus) dan Spruce (Picea). Tak hanya sebagai penghalang angin bagi Rhododendron, namun juga menciptakan kondisi iklim dan lokasi menguntungkan.

Ada setidaknya enam pintu masuk dari sekeliling taman. Parkir mobil dan bus wisata tersedia gratis di Jalan Marcusallee. Orang biasanya banyak masuk dari kedua pintu masuk di jalan tersebut. Para turis biasanya menghabiskan waktu satu dua jam di sini. Jika punya waktu dan cuaca mendukung, rasanya betah hingga seharian di sini.

Oase bagi penduduk Bremen ini terbagi menjadi beberapa bagian. Beberapa papan penunjuk akan memandu orang untuk mencapai tempat yang ingin didatanginya. Sejak masuk dari Marcusallee, kita akan melihat banyak sekali Rhododendron tinggi berdaun lebar. Tingginya hingga beberapa meter. Terutama dari varietas Catawbiense dan hibrida Ponticum. Varietas lain seperti Fortunei, Repen dan hibrida Williamsianum juga banyak. Spesiesnya antara lain Rhododendron oreodoxa, Rh. sutchuense, Rh. fortunei. Serta Rh. brachycarpum dan Rh. discolor. Nama-nama mereka mudah ditemukan di bagian bawah rerimbunan spesies.

Azalea kita temui di sebagian taman. Mulai dari hasil hibrida di abad 19, hibrida Ghent, hibrida Mollis, hingga jenis yang baru masuk Jerman sejak tahun 1945, Azalea Knapp-Hill. Lebih dari 270 spesies Azalea di taman ini akan memanjakan mata pecintanya.

Tak hanya bunga-bunga, danau-danau kecil menghiasi taman. Burung-burung dan sesekali tupai berloncatan di antara pepohonan besar. Ketika berjalan di jalanan taman, sesekali akan kita temukan taman berpagar. Di sanalah Rhododendron dan Azalea dibudidayakan. Keterangan mengenai taman dan nama-nama spesies sekali lagi ada di sana. Sayangnya papan informasinya hanya berbahasa jerman.

Bagaimana dengan jenis-jenis Rhododendron yang tak tahan akan dinginnya cuaca di Eropa? Mereka ditempatkan di dalam rumah-rumah kaca. Mulai Februari sudah terlihat bunga-bunga bermekaran. Walau puncaknya antara Maret – April, hampir sepanjang tahun ada saja jenis Rhododendron terlihat berbunga. Wilhelm-Kaisen-haus adalah rumah kaca setinggi 12 meter, khusus untuk Rhododendron dari daerah tropis dan subtropis. Rhododendron berdaun besar dan tumbuh bagai pohon bisa berkembang dengan sempurna.

Taman heather akan berbunga di bulan Agustus. Namun heather salju, Erica carnea, akan membuka musim semi, mekar di bulan Februari hingga April. Rhododendron pun berasal dari keluarga Ericaceen.

Di Taman Botani ditanam berbagai jenis tanaman dari seluruh dunia. Dia dikelompokkan menjadi kotak-kotak. Ada kotak tanaman beracun, tanaman obat, tanaman ynag bermanfaat bagi manusia, dll. Sempatkan diri ke Taman Mawar, kolektor sekitar 230 spesies mawar. Keindahan dan keharumannya dapat kita nikmati di musim panas.

Possibly Related Posts:


Tags: , , ,

8 Responses to “Taman Rhododendron Bremen”

  1. Emakmbolang says:

    Wah, kalau kesini pas bulan April kayak e bisa sekalian joget India.
    Seger nang moto mbak yo, nontok bunga akeh lan warna warni koyok ngunu.
    Aku seneng nang India nek musim semi, pasti bunga e mekar. seger rasane

  2. Katerina says:

    Bunga Rhododendron-nya bener-bener memanjakan mata. Kalo berada di taman seperti ini, betah berlama-lama, seharianpun rela deh. :D

  3. ira says:

    @Zulfa: hahahhaha, yoi.. kapan2 SRK dan Mak Kajol konkonen syuting nang kene, Zulfa.

    @Mbak Rien: Betulll, suka banget liat bunganya. Kalau lag musim sampai nutupin daunnya.

  4. Emakmbolang says:

    loooo berarti tinggal ngajak SRK, nek Mak Kajol selalu siap, hehehe

  5. ira says:

    @Zulfa: wkwkwkwkwkwk… Mak Kajol, aku jak-en syuting po’o….

  6. Cantiknyaa ^__^ Duh, kapan ya bisa ke sana? hmmm… (menghayal :D)

  7. ira says:

    @Aira: semoga segara….

  8. […] menyejukkan. Tak lama, sampailah di Orangery. Ruangan panjang tempat menyimpan pohon Jeruk, Laurel, Rhododendron, dan Kamelia di musim dingin. Bau harum Kamelia segera menyapa. Di musim semi, sebagian tanaman […]

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>