Bukan kali pertama keluarga pelancong transit d bandara negeri pulau satu ini. Namun baru kali ini transitnya lama dan pakai keluar bandara. Ya, karena kami pindah pesawat.

Ibu di imigrasi bandara kaget ketika Emak bilang mau menginap di bandara malam itu. Seorang ibu dnegan dua krucils. hehehe. Emak beralasan, ini kali pertama kami berada di sini, dan pesawat berikutnya pagi-pagi.

Masih sore, kami punya banyak waktu untuk menjelajah terminal 1. Sayangnya, di tempat biasa tak ada internet gratisan. Kami ke tempat makan. Ada beberapa pilihan kedai makan halal di sini. Gerai makanan cepat saji termasuk di antaranya. Kami masuk kedai ayam. Anak-anak lebih suka ayam dibanding burger. Jadilah kami melewatkan malam sembari internetan. Beli makan atau inumannya diincrit. Biar gak malu kalau dianggap numpang internetan doang. Eh, tapi ada beberapa yang emang cuma numpang pakai internet.

Ada tempat enak di viewing mall. Pukul 9, kami sudah mulai mapan tidur. Sebelumnya gosok gigi di dan salat di sana. Eh, tengah malam, ada beberapa petugas keamanan datang sambil membangunkan orang-orang yang tidur di tempat tersebut. Emak terkejut, perasaan menurut sebuah situs, Singapura ini bandaranya ynag terbaik buat numpang tisur para backpacker atau pengiritan seperti kami ini. Kok ini pakai acara diinterogasi segala.

Emak siapkan semua dokumen. Kalau-kalau giliran interogasi tiba. Eh, ternyata Emak dilewati saja sama empat petugas tersebut. Ya sudah. Ternyata pas mau meninggalkan viewing mall Emak baru baca larangan tidur di sana. wkwkwkwkwkwk.

Sebelum kembali ke Eropa, kami keluar bandara sekali lagi. Kali ini agak lama, dua malam. Nggak nginep di bandara lagi. Kasian krucils. Sebelum meninggalkan bandara, kami sempatkan naik skytrain gretongan ke terminal-terminal lainnya: Terminal 2 dan 3. Mayan, bisa wisata bandara. Emang cakep bandara Changi ini. Nyaman. Di bawah Terminal 3 ada tempat belanja dan makan-makan. rame banget. Gak cuma oleh pelancong, namun juga warga lokal. Moga-moga lain kali kami bisa kemari lagi. In shaa Allah.

Possibly Related Posts:


Tags: , , , ,

One Response to “Transit di Changi”

  1. jam tangan says:

    wah mantap gan bisa jalan jalan ke luar negeri

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>