nikosia-smPulang dari silaturahmi di utara Jerman sana, Emak intip-intip koran Minggu. Berharap-harap cemas adakah minggu ini ada artikel lolos. Satu koran minggu yang Emak kirimi tulisan, sedang tak bisa diakses. Satunya lambat banget. Mulai pagi tadi Emak coba daring sebentar, tak berhasil membuka.

Malam sesampai di rumah, coba lagi. Berkali gagal juga. Emak tetap penasaran. Alhamdulillah setelah setengah jam lebih, satu persatu halamannya terbuka. Dannnn…. tadaaa…, artikel tentang Nikosia sudah mejeng dengan manis di sana. Senangnya!!!

Artikel di sini ditulis dengan sudut pandang orang pertama tunggal. Ini artikel ketiga Emak di koran ini. Moga-moga artikel berikutnya juga lancar jaya.

Possibly Related Posts:


Tags: , , ,

4 Responses to “Yang Tersisa dari Nikosia”

  1. hanari says:

    Selamat ya, mau dong bagi-bagi nih!hehe

  2. ira says:

    Bagi2 cerita lagi, ya… :)

  3. Sesulih Kapti Laras says:

    Mba Ira, saya tertarik untuk mengirim artikel jalan-jalan ke Suara Merdeka. Kalau boleh tahu, kirimnya kemana dan ketentuannya apa yah?

    Terima kasih banyak ^^

    Salam jalan-jalan!

  4. ira says:

    Langsung kirim mesej ke email kami. Nanti saya jawab lewat sana..

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>